Tuban My Country

Kota kecil nan indah dengan julukan seribu goa.

YOU succeed only if THEY succeed.

Think about this. Do YOU want to make money for someone who demonstrates no support or assistance? Of course not.

Advertise Here

Tingkatkan jumlah pengunjung ke situs/blog Anda, Pasang Iklan disini mulai 20.000/perbulan.

Let Us Show You How!!!

Work Less - Make More

Sample ad

Examples of ads to be displayed.

Tampilkan postingan dengan label Wisata Kota Tuban. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Kota Tuban. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Januari 2012

Air Terjun 'Nglirip'


Tempat wisata air terjun "Nglirip" terletak di wilayah kecamatan Singgahan, ± 35 KM arah barat daya dari Kota Tuban. Untuk mencapai lokasi ini pengunjung yang tidak menggunakan mobil pribadi dapat menggunakan angkutan umum. Terdapat dua rute angkutan yaitu :

Rute Montong : yaitu naik angkutan umum dari terminal Tuban dengan jurusan Montong, yang kemudian dari di lanjutkan dengan naik kendaraan jurusan Jojogan. "Nglirip" terletak antara Montong - Jojogan, sehingga Pengunjung dapat langsung melihatnya jika melewati rute ini.

Rute Singgahan : yaitu dari Terminal Tuban naik bis jurusan Jatirogo, bis ini akan transit di terminal Kab. Bojonegoro yang kemudian dilanjutkan ke tujuan utama, Jatirogo. Jika pengunjung memilih rute ini, anda dapat turun di pertigaan "Warung Anjlok" - Jojogan. Dari sini, Nglirip hanya berjarak kurang dari satu kilo meter. Jika anda tidak malas, anda dapat berjalan kaki sampai ke Nglirip, atau naik angkutan jurusan Montong.

Sesampainya disini anda akan mendapatkan pemandangan yang sangat menawan, dari pinggir jalan saja anda dapat melihat jatuhnya air dari tebing yang di atasnya terdapat jembatan kecil. Bagi Anda yang ingin menyusuri aliran bawah air terjun harap berhati-hati, karena jalanan setapak akan sangat licin, terutama di musim hujan.

Yang tampak oleh mata jika berada di bawah air terjun Nglirip adalah derasnya air yang jatuh dengan bebas dari ketinggian kurang lebih 25 M, satu hal lagi jika Anda perhatikan dengan baik bahwa terdapat Goa yang cukup besar di balik air terjun ini. Dahulu kala dipercayai sebagai tempat bersemedi bagi leluhur yang berilmu tinggi, ada juga yang mengatakan didalam goa ini dahulu terdapat seorang wanita yang menanti kekasihnya sampai sekarang, tentunya tinggal rohnya saja. Penduduk sekitar percaya bahwa sewaktu-waktu wanita ini akan keluar untuk berbelanja, tetapi orang tidak ada yang mengetahui wujud dari wanita ini.

Sayangnya waktu kesana airnya coklat (︶︿︶)
Jika Anda kearah timur dari lokasi air terjun, Anda akan mendapatkan lokasi sumber air alam (kerawak) yang keluar dengan derasnya di tepian sungai. Sudah pasti Anda ingin untuk bermandi-ria. Lokasi ini masih sangat alami, belum ada bangunan apapun, dan sekali lagi agar berhati-hati karena banjir dadakan dapat datang tiba-tiba terutama di musim hujan.

Senin, 23 Januari 2012

Merayakan Tahun Baru Imlek


Jika, ingin melihat klenteng yang megah, bersih, dan menawan, Anda tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri. Datang saja ke Tuban, Jawa Timur, di sana ada Klenteng Kwan Sing Bio seluas 4 hektar dan merupakan klenteng terbesar se-Asia Tenggara.

Klenteng Kwan Sing adalah klenteng terbesar se-Asia Tenggara karena dibangun di atas lahan seluas 4 hektar. Klenteng ini didirikan pada tahun 1928. Di area luas ini akan dibangun pagoda yang terdiri dari beberapa tingkat.

Berbagai acara kerap digelar di Klenteng Kwan Sing, seperti Hut Kwan Ping Thay Tjoe (Imlek Go Gwee 13), HUT Kwan Sing Tee Koen (Imlek Lak Gwee 24, dan Boo-Tho/Tjio-Ko (Imlek Jit Gwee 22). Tidak hanya itu, berbagai atraksi juga sering diselenggarakan, seperti pertunjukkan barongsai.

Banyak kelebihan yang dimiliki Klenteng Kwan Sing Bio. Salah satunya adalah klenteng ini merupakan satu-satunya klenteng di Indonesia yang menghadap ke laut. Letak klenteng yang menghadap laut ini diyakini sebagai posisi tempat ibadah terbaik untuk berdoa. Konon, siapa saja yang datang ke sini kelak permohonannya akan dikabulkan.

Tidak hanya itu, Klenteng Kwan Sing Bio juga merupakan satu-satunya klenteng di Indonesia yang menggunakan simbol kepiting di pintu masuk. Ini termasuk unik, karena biasanya yang menjadi simbol adalah naga. 

Menurut cerita, penggunaan kepiting di pintu masuk ini terinspirasi dari mimpi salah satu pengurus klenteng. Saat itu dalam tidurnya ia bermimpi melihat seekor kepiting raksasa memasuki area klenteng. Dari mimpi itulah, kepiting dijadikan sebagai simbol klenteng ini.

Untuk menemukan klenteng ini sangatlah mudah, karena ia berada di jalan utama jalur Surabaya-Semarang dan dilewati hampir semua angkutan kota. Tak heran kalau menurut situs kelenteng.com, Senin (9/1/2012) banyak wisatawan yang memadati kawasan ini, kebanyakan dari mereka tidak hanya berasal dari seluruh Indonesia, tetapi juga Malaysia, Thailand, dan Singapura. Tujuan kedatangannya pun berbeda-beda. Ada yang datang untuk menyembah, meminta kesehatan dan keberuntungan, ada juga yang hanya sekedar ingin melihat-lihat. 

Untuk Anda yang ingin bermalam tidak perlu kuatir, karena klenteng ini menyediakan tempat bermalam gratis. Jangan takut kehabisan tempat, penginapan di klenteng ini sanggup menampung ribuan pengunjung. Tak heran, kelenteng ini menjadi yang terbesar se Asia Tenggara. Lapar? Tenang saja, di sini juga menyediakan makanan gratis untuk pengunjung. Asyik kan?

Ini dia Teman-teman yang lagi berfoto ria
di Klenteng Kwan Sing Bio
Seperti yang dilakukan klenteng lainnya di dunia, perayaan imlek juga selalu dirayakan besar-besaran di Klenteng Kwan Sing Bio. Beragam hiburan akan diselenggarakan untuk memeriahkan imlek, seperti barongsai, wayang tionghoa/wayang titi, atraksi kung fu, hingga pesta kembang api. Semua itu bisa Anda saksikan dengan cuma-cuma. Jangan sampai terlewatkan ya!

Kamis, 07 Juli 2011

Makam Sunan Bonang

Salah satu ikon wisata Religi diTuban adalah makam Sunan Bonang. Seorang diantara 9 wali songo yang sangat terkenal di Tanah Jawa.

Menurut beberapa sumber, Makam sunan bonang terdapat di beberapa tempat. Ada yang mengatakan di dusun Bonang Lasem kab. Rembang-Jateng, di pulau Bawean kab. Gresik-Jatim, di desa Singkal kab. Kediri-Jatim dan di Kelurahan Kutorejo kab. Tuban-Jatim.

Tetapi diantara ke empat lokasi tersebut, Makam sunan Bonang yang terdapat di kelurahan Kutorejo Tuban adalah yang paling banyak di kunjungi peziarah, baik yang berasal dari dalam negeri atau turis asing.

Hampir tiap hari, terutama pada hari-hari libur, makam ini selalu dipadati oleh ratusan bahkan ribuan peziarah. Oleh karenanya, Pemkab Tuban merasa perlu untuk membuatkan satu terminal khusus bagi para peziarah, yang terletak kurang lebih 500 meter dari lokasi makam. Hal ini dimaksudkan agar pengaturan lalu lintas peziarah dapat lebih terfokus sehingga tidak menimbulkan kemacetan di beberapa ruas jalan yang lain.

Sunan Bonang atau yang bernama asli Raden Makhdum Ibrahim, dikenal sebagai salah satu penyebar agama islam di Jawa. Merupakan keturunan dari Raden Rahmat dan Nyi Ageng Manilo. Nyi Ageng Manilo sendiri adalah Putri seorang Tumenggung Majapahit yang bernama Arya Teja yang pada waktu itu berkuasa di Tuban.

Dalam melaksanakan dakwahnya, beliau selalu menggunakan cara-cara persuasif melalui pendekatan budaya lokal. Sehingga menarik masyarakat sekitar untuk mengikuti ajakannya. Salah satu bukti pendekatan persuasive tersebut adalah Beliau menciptakan tembang Tombo Ati, yang sampai sekarang banyak dinyanyikan dan diaransemen oleh beberapa musisi tanah air.

Menurut cerita sejarah, dalam berdakwah, Sunan Bonang sering menggunakan media bonang (salah satu jenis alat music khas Jawa/gamelan). Ini bisa dimaklumi, karena pada waktu itu, jenis kesenian semacam wayang kulit dan tayub, yang semuanya menggunakan gamelan, sangatlah digemari masyarakat. Dan lewat kesenian itulah, sedikit demi sedikit, nilai-nilai Islam dimasukkan dan hal-hal yang menyimpang dari kesenian-kesenian tersebut perlahan-lahan dihilangkan.

Salah satu hal unik yang terdapat di makam sunan bonang dan bisa dianggap sebagai kenang-kenangan dari Beliau adalah adanya Tasbih Biji Pisang. Tasbih ini berwarna hitam, dan merupakan untaian biji pisang yang sudah dari sononya seperti sudah diiris dan diberi lubang. Buah pisang ini, kalau dikupas, isinya hanya biji-biji tasbih tersebut, nggak ada dagingnya. Begitu dikupas, anda tinggal merangkainya menjadi tasbih. Ajaib bukan? Benar-benar ajaib.

Makam Sunan Bonang, terletak dibelakang Masjid Agung Tuban. Jalan masuknya melalui Gapuro yang terletak di pojok Barat alun-alun Tuban. Begitu memasuki area makam tersebut, akan akan menjumpai berbagai macam piring kuno yang tertempel di dinding-dinding area makam. Disana juga terdapat sebuah masjid tua yang dibangun oleh Sunan Bonang sendiri, namanya masjid Astana. Masjid ini, dulunya dipakai sebagai pusat dakwah Islam oleh Beliau.

Di depan masjid Astana, anda juga dapat menemukan peninggalan yang lain berupa tempat wudhu dari batu. Yang masih terawat sangat baik hingga saat ini.

Jika anda berkesempatan berziarah ke Makam Sunan Bonang, setelah dari makam jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati kemegahan Masjid Agung Tuban dan juga keunikan Goa Akbar. Dua lokasi tersebut sangat dekat dengan komplek Makam, dan telah menjadi trade mark tersendiri bagi kota Tuban.

Senin, 08 Februari 2010

Berbagai Oleh-oleh khas Tuban

Gini ceritanya, diSekolahKu, aku Jadi TimRedaksi, terus ada yang menarik dari tuban, aku postingkan aja ke Blog,. . . Simak
Terus,. . .

Oleh-Oleh? ASIH Tempatnya

Fren..fren prasasti, gimana nich liburan semester kemarin? Mampir kemana aja? Terus dapat oleh-oleh gak? Kalau dapet, boleh donk tim red di bagi-bagi. He…he….
Liburan 1 minggu kemaren pasti banyak yang menikamti liburan baik di tempat-tempat wisata maupun di rumah sanak famili. Ngomong-ngomong soal sanak famili, pasti bawa oleh oleh khas Tuban kan buat dbagi-bagi disana. Lumayan sekaligus biar orang-orang kenal bagaimanan rupa dan enaknya macam-macam oleh-oleh khas Tuban. Jika bingung mau nyari soal tempat oleh-oleh khas Tuban, ada satu tempat yang udah terkenal lengkap dan pusatnya oleh-oleh khas Tuban. Toko ini menghadap laut, sehingga memberikan suasana belanja oleh-oleh yang beda di banding tempat lain. Letaknya yang kurang lebih 200 meter dari tempat wisata klenteng kwan sing bio Tuban ini memang sudah terkenal di Tuban. Selain kelengkapannya, bermacam-macam hasil Tuban yang di jual pasti membuat anda ingin memborong semuanya.
Toko ini bernama Toko Asih, gak usah bingung nyari toko oleh-oleh ini. Ada tulisan besar lengkap dengan gambar ikan dan udang bertuliskan “ASIH”. Dari depan anda akan melihat berbagai macam jenis ikan menghiasi toko. Yang ini bukan ikan hias, yang menghiasi adalah ikan asin. Ituloh ikan yang sudah di keringkan atau orang Tuban biasa menyebut “iwak gereh”, pasti udach pernah mencicipinya kan…! Ikan asin disini berbeda dengan yang ada di pasar yang pasti kualitasnya lebih bagus dan tentunya ukurannya tidak seperti ikan asin biasa, super besar. Gimana gorengnya ya? Ada juga berbagai macam krupuk, seperti krupuk ikan, krupuk udang, dan yang lainnya. Itu baru mau masuk ke toko udach banyak oleh-oleh yang di jual. Saat masuk ke dalam, bau semriwing ikan assin bercampur terasi langsung menusuk hidung. Hmm….harum…
Di dalam, anda akan melihat bermacam-macam hasil olahan ikan dari Tuban. Berjajar rapi di setiap etalase yang ada. Membuat siapapun ingin membawanya pulang. Toko yang ada di Jalan R.E Martadinata ini, bukan hanya menjual berbagai olahan ikan Tuban. Ada juga cinderamata khas Tuban yang dijajakan disini, seperti Ongklek yang sekarang mulai jarang ditemui. Ada juga kemplang Tuban dan kripik gayam camilan lain yang juga jadi buruan para pencari oleh-oleh.
Menurut keterangan yang aku dapet nich, kebanyakan para pemburu oleh-oleh di toko ASIH ini mencari ikan asin, terasi, petis, kecap laron, dan juga krupuk udang sebagai oleh-oleh mereka. Menurut salah satu pembeli yang saat itu sedang menikmati asyiknya suasana belanja pinggir pantai, menurut mereka yang paling berbeda dari oleh-oleh Tuban ini adalah kecap dan terasinya. Menurutnya, kecap laron lebih manis, gurih, dan juga kental. Berbeda dengan kecap-kecap bermerk lainnya. Terus terasinya berbeda dengan daerah lain Karena udangnya lebih terasa, pas banget jika di buat sambel terasi. Pengunjung dari daerah lain aja mengakui keunggulan dari terasi Tuban ini, bagaimana dengan Prasmania? Pasti sama juga donk. Ada pengunjung lain, yang kali ini memburu keripik gayam. Pengunjung ini berasal dari Cirebon. Pengunjung yang suka dengan camilan yang gurih-gurih ini, mengaku ketagihan dengan camilan ini. menurutnya, aroma dan juga rasa yang berbeda dengan keripik lain membuat dia jatuh hati dengan camilan ini. Pengunjung yang biasa disapa dengan Enik ini, pertama kali mencoba kudapan renyah ini diberi oleh temannya yang dari daerah Tuban. Sejak saat itu Enik selalu menjadikan Keripik Gayam sebagai oleh-oleh utama. Satu lagi, ternyata sebagian dari produk-produk ini, di produksi oleh ASIH sendiri. Gimana? Pasti terjamin kualitasnya khan….
Gimana Prasmania liputan kali ini? pasti menambah pengetahuan mengenai tempat-tempat yang wajib di kunjungi ketika ingin mencari oleh-oleh dari Kota Tuak ini. jangan lupa untuk mampir ke Toko Asih sebagai pusatnya oleh-oleh Tuban.

LEGEN & SIWALAN

Naaaah,. Prasmania, jika tadi tempatnya sekarang Minuman khasnya,. Selama ini legen dikenal sebagai minuman khas kota Tuban, selain bercita rasa manis, minuman ini diyakini baik untuk kesehatan. Nah, seperti apa proses produksi minuman legen ini, berikut ini kami hadirkan liputannya. rekan kami langsung ke lokasi penghasil legen Tasikmadu Tuban.
Pohon siwalan ( penghasil legen ) yang menyerupai pohon kelapa, dan dari pohon inilah minuman legen dihasilkan. setiap pagi dan sore hari, menghasilkan legen. Sebut saja PakLan Sebelum jam enam pagi, biasanya pakLan telah beberapa kali naik turun pohon siwalan, yang dibawa cuma pisau pengiris dan petek atau alat penampung legen yang keluar dari irisan buah siwalan, petek terbuat dari batang bambu yang mampu menampung satu setengah liter legen.
PakLan terlihat cekatan memanjat kurang lebih delapan pohon setiap harinya (Ti-ati pak,. . .Red). Di atas pohon siwalan, petek yang telah terisi diganti dengan yang masih kosong dan kemudian membuat irisan baru di buah siwalan. Satu tandan buah siwalan mampu menghasilkan legen selama tiga bulan.
Tak semua legen yang dihasilkan memiliki rasa manis yang sama, bahkan ada yang kecut atau asam rasanya. Semua itu tergantung dari kebersihan petek dan cuaca, semakin bersih petek yang digunakan akan semaikin manis pula rasanya. Bagi sebagian orang, legen dapat dijadikan minuman tuak, dengan cara mendiamkannya dalam beberapa hari atau dengan memasukkan kulit pohon jiwet ke dalam petek ( tempat menampung legen ). Demikian sekilas info tentang minuman legen yang dapat kami sampaikan, selamat menikmati dan mencoba minuman legen ini.
Bila berkesempatan ke Tuban, coba mencicipi Legen. Legen adalah nira dari pohon Siwalan. Siwalan hampir menyerupai kelapa. Daging buahnya dapat dimakan, lebih lembut dari kelapa muda. Legen bila direbus hingga mengental akan menjadi gula Jawa. Sebaliknya bila difermentasi akan menjadi ciu; arak Jawa. Oooiyaw, sekallian jang lupa mampir diTempatNya PakLan yaw,.

TUAK (Tuak atau Toak....?)

Sebenarnya ada potensi yang terpendam di Tuban salah satunya adalah Toak, di kota tuban tentunya banyak sekali terdapat pohon siwalan dan Tuban juga sebagai pengahasil Toak terbesar di Jawa timur sehingga di sebut Tuban Kota Toak, Toak di tuban sulit sekali di berantas dibandingkan dengan daerah-daerah lainnya, Contohnya seperti di Lamongan, Bojonegoro, Surabaya dan lain-lainya. Tapi itu bukan berarti daerah-daerah tersebut lebih baik daripada Tuban, dalam hal pemberantasan.
Sesungguhnya yang menjadi utama adalah kegunaanya, karena Toak tidak mengandung Alkohol yang tinggi dibandingkan minuman-minuman keras (Khomer) lainya oleh karena itu toak tidak terlalu memabukkan bagi peminumnya, yang berbahaya dari toak adalah ketika toak di campur dengan minuman-minuman keras lainya sebagai contohnya Es moni (Toak di campur arak, es, extra joss, susu., kalau yang aku tahu sperti itu soalnya saya sendiri tidak pernah mencoba Hohohoho.Red)
Selain sebagai obat penambah stamina, toak juga bisa menyembuhkan orang yang mengidap kencing batu. Sebenarnya toak dapat mengatasi itu semua tanpa harus susah payah mencari obat yang lain dan sangat mahal, sampai-sampai dengan operasi. Cukup dengan minum toak kurang lebih tiga kali sehari (kayak minum obat ajaaaaa.Red) dengan takaran setengah liter per minumnya, hal itu dapat melancarkan buang air kecil, dan melarutkan batu-batu kapur dalam ginjal, itu diakibatkan toak mengandung larutan garam. Itu merupakan kelebihan toak dibalik kekurangannya.
Tuban kota toak bukan hanya sebutan yang negatif, walaupun terkadang orang yang mendengarkan hanya terlintas hal-hal yang negatif. Ternyata apabila ada pemafaatan yang benar toak bisa menjadi alternatif penyembuh penyakit dan itu adalah kelebihan dari sebutan TUBAN KOTA TOAK. (ya to ya to.Red)


BUAH KHAS TUBAN
Belimbing Tasikmadu
Belimbing ini merupakan belimbing khas Tuban dan tak ada di daerah lain. Belimbing ini tak bisa di tanam kecuali di lahan Tuban. Berbeda dengan belimbing lain, belimbing ini memiliki rasa khas yang manis. Bentuk nya yang besar membuat belimbing ini digemari banyak orang. Bahkan Menteri Pertanian, Dr Anton Apriantono, meminta Pemerintah Tuban untuk mengembangkannya karena rasa nya yang menjual.


Duku Perunggahan
Buah ini sedikit lebih terkenal dari belimbing Tasikmadu. Buah yang juga hanya bisa ditanam di Tuban ini sudah sedikit dikenal masyarakat luar. Bahkan Pemerintah Jepang berusaha mematenkannya. Buah ini memiliki rasa yang manis dan bentuk yang lebih besar jika dibanding duku jenis lain.



BATIK TUBAN
BATIK Tuban merupakan batik yang paling khas di Jawa Timur, Kenapa? karena proses pembatikannya dimulai dari bahan kain yang digunakan untuk membatik dipintal langsung dari kapas. Jadi gulungan kapas dipintal menjadi benang, lalu ditenun, dan setelah jadi selembar kain lalu dibatik. Batik ini kemudian disebut Batik Gedog. Oooooo ternyata ribet yo,. .
Batik Gedog sebenarnya hampir punah, sebab orang sudah tidak suka lagi memintal benang. Tetapi kalau membatik, orang masih senang. Sedangkan kalau memintal benang, sangat jarang orang mau. Paling hanya ibu-ibu tua yang mau karena sudah tidak mampu lagi mengolah sawah atau ladang. Hmmmm,. . .
Bagi warga Desa Kedungrejo, Kerek Kabupaten Tuban, pekerjaan yang paling baik sampai saat ini adalah bertani. Sedangkan batik hanya dibuat untuk mengisi waktu luang istilahnya di nomor duakan, jadi pada saat musim tanam, warga memilih menanam terlebih dahulu, dan apabila pada musim panen, warga sibuk dengan acara panen, jadi bagi warga,membatik itu hanya dibuat apabila ada waktu senggang, seperti sambil menunngu musim panen, barulah pengrajin itu membatik. “Jadi bagi warga desa, batik itu tidak penting.”
Namun sekarang batik gedog sudah mulai menggeliat. Itu karena pembatik Tuban mulai menyadari bahwa batiknya unik dan cocok dengan selera masyarakat kelas menengah atas, termasuk turis mancanegara. Itu terbukti Batik Gedog sudah melanglang buana sampai ke luar negeri dan bahkan pengrajin batik dari daerah lain mengambil pewarna dan bahan kainnya dari pengrajin Tuban.

INDUSTRI & PERUSAHAAN DI TUBAN
Selain kerajinan tangan & Kuliner yang menarik, tempat wisata yang indah dan bersejarah tersebut ada juga "PERINDUSTRIAN TUBAN'' yang terkenal contohnya: kecap yang sering di sebut ''KECAP LARON'' Kecap Laron sangat terkenal di daerah Tuban saja, Kecap Laron ini terkenal karena rasanya yang manis dan kental itu membuat berkembang pesat di daerah TUBAN.Kecap ini tidak dipasarkan keluar Tuban karena pasokannya yang terbatas tidak bisa dipasarkan keluar Tuban.

Selain itu ada juga ''PABRIK SEMEN GRESIK'' yang terkenal dengan hasil Semennya yang kokoh dan bagus, Semen Gresik itu hanya ada 2 cabang yang salah satunya ada di '' KECAMATAN KEREK''. Pabrik Semen Gresik sangat perduli dengan ''PENDIDIKAN'' yang ada di Tuban dengan membantu berupa ''BEASISWA'' dan ''PENDIDIKAN PRIMAGAMA'' dengan itu Pabrik Semen Gresik sangat di sukai oleh orang sekitar.

Naaaah Gimana??? Seru kan,. Dari Tempat Oleh-oleh Tuban, Sampai Industri yang berada di Tuban,. Semuanya made in Tuban,. Mangkanya berbanggalah kamu yang Asli Tuban,. Semoga setelah baca artikel ini jadi ngerti all about Tuban.